BREAKING NEWS

Dubes Iran Temui Jokowi di Solo, Bahas Silaturahmi hingga Kampanye Anti perang

 

Dubes Iran Mohamad Boroujerdi ketika berkunjung di kediaman Presiden RI ke 7 Jokowi di Solo (Foto: SemeruPos)

SEMERUPOS.COM , SOLO - Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, bertemu Presiden ke-7 RI Joko Widodo di kediamannya di Jalan Kutai Utara No.1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026).

Pertemuan berlangsung hangat dan diisi dengan silaturahmi serta santap siang bersama.

Dubes Iran tiba sekitar pukul 11.30 WIB. Dalam pertemuan tersebut, keduanya menikmati hidangan makan siang seperti gulai kambing, mi Aceh, ayam goreng, nasi goreng, lontong sayur, serta menu lainnya. Sekitar pukul 12.45 WIB, Mohammad Boroujerdi meninggalkan kediaman Jokowi dan diantar langsung oleh mantan Presiden RI tersebut.

Kepada awak media, Boroujerdi mengatakan kedatangannya untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan ucapan Idulfitri. Ia juga mengaku senang dapat kembali bertemu dengan Jokowi.

“Saya hari ini berkesempatan untuk bertemu dengan Yang Mulia Bapak Joko Widodo dan ingin mengucapkan selamat Idulfitri serta mendoakan beliau dan keluarga sehat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Jokowi selama menjabat sebagai Presiden RI. Menurutnya, Jokowi merupakan pemimpin yang berhasil memajukan Indonesia serta memperluas hubungan dengan banyak negara, termasuk Iran.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Joko Widodo yang telah menerima kami dengan sangat baik. Beliau merupakan mantan presiden yang sangat sukses menjalankan pemerintahannya,” kata Boroujerdi.

Boroujerdi menambahkan, saat menjabat Presiden, Jokowi membangun hubungan bilateral yang kuat antara Indonesia dan Iran. Ia mengingatkan pertemuan Jokowi dengan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei saat kunjungan ke Iran pada 2023, serta kunjungan Presiden Iran saat itu, Ebrahim Raisi, ke Indonesia pada tahun yang sama.

“Beliau membuat hubungan Indonesia begitu luas dengan berbagai negara di dunia, khususnya antara Iran dan Indonesia,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Dubes Iran juga berharap dukungan dari tokoh-tokoh Indonesia terhadap kampanye perdamaian dan penolakan terhadap perang yang tengah digalakkan sejumlah organisasi keIslaman.

“Semoga atas dukungan berbagai pejabat Indonesia, tokoh senior, dan organisasi keislaman, kita bisa meramaikan kampanye yang menyatakan penolakan terhadap perang,” ungkapnya.

Sementara itu, Joko Widodo menegaskan pentingnya menjaga hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran, baik dari sisi ekonomi maupun geopolitik.

“Intinya kita ingin terus menjaga hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran. Saya kira ini baik untuk urusan ekonomi maupun geopolitik,” kata Jokowi.

Terkait apakah pembicaraan menyinggung Selat Hormuz, Jokowi menyebut banyak hal dibahas, namun menjadi ranah pemerintah. Ia juga menyatakan dukungan terhadap kampanye antiperang.

“Semuanya bisa berjalan normal tanpa hambatan. Misalnya sekarang ini semua negara menghadapi kesulitan energi. Hal seperti ini tidak akan terjadi jika tidak ada perang,” pungkasnya.

Red/zack 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar