Diduga Cabuli 13 Santri, Oknum Kyai di Ponorogo Diamankan Polisi
SEMERUPOS.COM, PONOROGO – Seorang oknum Kyai pengasuh pondok pesantren di Desa Pulosari Kecamatan Jabon Kabupaten Ponorogo Jawa Timur diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Ponorogo terkait dugaan pencabulan terhadap belasan santri laki laki yang masih dibawah umur.
Penangkapan tersebut dilakukan Polisi setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai dugaan pelecehan seksual di lingkungan pondok pesantren.
Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali membenarkan adanya laporan dari masyarakat adanya dugaan pencabulan di lingkungan pondok pesantren tersebut.
“Benar, kami menerima laporan dari warga masyarakat adanya dugaan pencabulan di pondok pesantren tersebut”, ujarnya, Selasa (19/05/2026).
Menurut Imam, Polisi menerima laporan tersebut pada Senin (18/05/2026) pukul 03.00 WIB, dan saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap jumlah korban maupun kronologi kejadian.
“Masih kami dalami jumlah korbannya berapa, karena laporannya baru masuk dan saat ini tim masih melakukan penyelidikan”, ungkapnya.
Kasus ini terungkap setelah salah satu santri laki laki memberanikan diri melarikan diri dari lingkungan pondok pesantren. Korban diduga tidak kuat menahan tekanan dan trauma akibat perilaku yang dialaminya.
Setelah tiba dirumah, korban menceritakan pengalaman yang dialaminya kepada keluarganya. Mendengar pengakuan itu, pihak keluarga segera melakukan penelusuran dengan menghubungi sejumlah santri lain dan juga santri alumni pondok pesantren tersebut.
Dari hasil penelusuran tersebut, sejumlah santri laki laki lain mengaku pernah mengalami dugaan pelecehan seksual serupa. Para orang tua korban akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polres Ponorogo untuk diproses secara hukum.
Sementara itu, kuasa hukum korban Muhammad Ihsan menyebut untuk sementara jumlah korban mencapai 13 orang.
“Data sementara tercatat ada 13 korban santri laki laki yang menjadi korban. Bahkan sebagian besar status mereka masih dibawah umur”, katanya.
Hingga kini, Satreskrim Polres Ponorogo masih memeriksa sejumlah saksi dan korban guna mendalami kemungkinan adanya korban lain dalam kasus tersebut.
Rad
