Teror Mistis Gegerkan Pilangkenceng Madiun
![]() |
| Salah satu bungkusan yang diduga diambil dari pemakaman untuk meneror warga (Foto: SemeruPos) |
SEMERUPOS.COM, MADIUN – Warga Desa Kedungmaron, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun dibuat resah dengan dugaan teror mistis yang terjadi dalam sepekan terakhir. Teror tersebut berupa penyebaran tanah kuburan dan bungkusan menyerupai pocong di sekitar rumah warga hingga area warung milik masyarakat setempat.
Salah satu warga yang menjadi korban yakni Usmi (42). Ia mengaku kaget saat mendapati sejumlah benda mencurigakan di sekitar rumahnya. Peristiwa itu sempat membuat warga geger, namun sebelumnya belum ada bukti kuat untuk mengetahui pelaku di balik aksi tersebut.
“Awalnya sudah terjadi beberapa hari lalu, tapi warga belum punya bukti jelas. Sekarang terekam CCTV, meski wajah pelaku masih samar-samar,” ujar Usmi kepada newstujuh.id, Minggu (10/05/2026).
Dari rekaman CCTV yang beredar, terlihat dua orang pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor pada malam hari. Pelaku kemudian berhenti di lokasi dan diduga menaruh sejumlah barang yang dianggap mistis, seperti tanah kuburan dan bungkusan menyerupai pocong, sebelum kembali meninggalkan lokasi.
Rekaman tersebut kini menjadi perhatian warga Desa Kedungmaron. Meski wajah pelaku belum terlihat jelas, masyarakat berharap rekaman CCTV itu dapat membantu mengungkap identitas pelaku yang telah membuat keresahan di lingkungan desa.
Teror serupa juga dialami Supardi, pemilik warung di RT 08 RW 02 Desa Kedungmaron. Benda mencurigakan ditemukan berada di dekat warung miliknya sehingga membuat keluarga dan warga sekitar merasa takut.
“Saya tidak tahu motifnya apa dan siapa yang tega melakukan seperti ini. Yang jelas warga jadi resah,” kata Supardi.
Hingga kini belum diketahui alasan maupun tujuan pelaku melakukan aksi tersebut. Warga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang karena dinilai mengganggu keamanan dan ketenangan lingkungan desa.
Berbekal rekaman CCTV yang dimiliki, warga berencana mendatangi pihak Pemerintah Desa Kedungmaron untuk meminta penjelasan sekaligus tindak lanjut atas dugaan teror yang meresahkan masyarakat tersebut.
Red/Zacky
