Isu Pungli , Salah Satu Sekdes Sawahan Madiun Berikan Pernyataan
Ramainya isu pungli di Kabupaten Madiun dan pengakuan salah satu Kades di Dolopo , membuat Sekdes salah satu Desa di Sawahan ikut bicara
![]() |
| Foto : Illustrasi |
SEMERUPOS.COM , MADIUN - Setelah munculnya berita Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Dolopo Madiun yang membenarkan adanya pungli yang diduga dilakukan oleh APH di sebuah media daring NEWSTUJUH.COM, kini muncul lagi salah satu pengakuan mengejutkan dari seorang Sekretaris Desa (Sekdes) di Kecamatan Sawahan Madiun yang mendukung pernyataan isu pungli tersebut.
Sekdes yang tidak ingin disebutkan namanya itu juga mengatakan bahwa isu yang diduga pungli tersebut memang benar adanya.Instruksi ini merupakan pengkondisian setiap desa untuk menganggarkan sekitar 20 juta agar masuk dalam APB Desa untuk kegiatan penyuluhan hukum.
“Itu dianggarkan di awal tahun dan akhir tahun , dan masuk dalam APBDes , pengkondisian di setiap Desa untuk menganggarkan sekitar 20 juta dan dikoordinir oleh koordinator seorang Kepala Desa”,jelasnya Selasa (13/01).
Sekdes juga bercerita bahwa semua anggaran dipotong , bahkan anggaran untuk Guru dipotong hingga 40 persen dan tunjangan perangkat Desa pun juga terkena imbasnya.
“Kenapa kegiatan itu masih ada,padahal pemerintah kita gencar melakukan eifisiensi,hingga memotong tunjangan perangkat Desa”,tambahnya.
Sekdes juga mengeluhkan apa gunanya penyuluhan hukum 1 tahun sampai 5x dengan materi yang sama,bahkan total anggaran untuk kegiatan penyuluhan di Tahun 2025 tersebut mencapai 20 Juta rupiah per Desa seluruh Kabupaten Madiun.
“Tiap sosialisasi dikumpulkan satu Kecamatan serta per Desa harus membayar dan itu bukan lagi menjadi rahasia umum lagi,saya mengira Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Inspektorat pun tau hal ini”,tutupnya.
Pernyataan seorang Sekdes tersebut secara tidak langsung mengisyaratkan sebuah pernyataan salah satu Kades di Kecamatan Dolopo tentang isu pungli yang terjadi di Kabupaten Madiun benar adanya.
Dan tentang terbukanya satu persatu tabir ini ,semoga isu pungli yang terjadi di Kabupaten Madiun bisa terungkap dan membuka fakta sebenarnya.
RED
