Perhitungan Jumlah Jukir PBM Yang Tidak Sama Membuat Risau Koordinator Jukir
![]() |
| Susana rapat antara Disdag dan Koordinator Jukir PBM |
MADIUN, semerupos.com - Sesuai dengan yang disampaikan oleh calon pengelola parkir bahwa jumlah sebenarnya tenaga yang dibutuhkan untuk jukir hanya 15 orang saja. Namun setelah dinego bisa menggunakan tenaga hingga 61 orang sesuai data yang ada.
"Kalau sesuai kebutuhan jukir untuk jenis parkir secara portal ini hanya 15 orang. Namun kita sampaikan harus menggunakan 61 orang yang ada di data. Dan mereka bersedia," terang Ansar.
Dan bila dihitung kembali oleh petugas dari Disdag, bahwa jumlah jukir yang ada hingga 94 orang. Dan itu juga akan di data ulang kembali.
"Kalau dari kita, kita hitung ada sekitar 90an orang," imbuhnya.
Hal ini sempat memicu pertanyaan dari salah satu koordinator jukir PBM, Joko. Menurutnya jumlah tenaga yang ada malah sebanyak 100 orang lebih. Dan ia juga mempertanyakan nasib dari para jukir yang tidak mendapatkan pekerjaan.
"Teman kita yang melakukan parkir ada 100 orang lebih. Kok hitungannya hanya segitu. Bagaimana mereka nantinya," ucap Joko.
Menurutnya mereka juga menghidupi keluarga di rumah. Sementara pekerjaan yang bisa ia kerjakan hanya menjadi jukir.
"Mereka juga mempunyai keluarga yang harus dihidupinya. Kalau mereka harus dihentikan bagaimana dengan keluarganya," tanya Joko saat masih rapat.
Dengan pertanyaan yang disampaikan Joko tersebut, Disdag akan kembali mengkaji serta menghitung ulang semua keadaan di lapangan. (ay)
